Ada banyak hal yang gue dapetin dalam perjalanan gue dari Lampung menuju jakarta, beberapa hari yang lalu. Cerita, nasehat, kekesalan *ya, hal ini ga pernah jauh-jauh dari gue*, dan kebimbangan yang beruntun. Berada diantara orang-orang yang ga gue kenal ngebuat gue semakin nyaman dengan kecuekan gue .
Setelah berbulan-bulan lamanya gue menghambur-hamburkan uang untuk ongkos pulang-pergi Jakarta-Lampung plus dengan ongkos taksi dari kosan gue menuju bandara Soetta. Gaji gue pun nyaris habis hanya untuk sekedar “kenyamanan perjalanan”. Namun, semalam lain. Gue milih Damri sebagai sarana yang aman menuju Jakarta, mengingat pesawat yang terakhir gue tumpangi oleng dan nyaris nyium bukit karena hujan deras ekstra angin kencang yang dahsyat. Yup, anginnya nyaris bikin badan pesawat menyatu dengan bumi dan berantakan. Untuk sementara waktu gue nyatakan “GUE KAPOK NAEK PESAWAT!”. Ga cuman itu sih, gue mikir hematnya! Ahahha. Gue ngaku, sekarang gue jobless, penganguran. Duit tabungan menipis. Gue kudu pinter nyiasatin pengeluaran dana. Yah, ada untungnya juga sih peristiwa olengnya pesawat yang gue tumpangin. At least gue bisa mikir gimana caranya menghemat sisa-sisa duit yang gue punya. (more…)



