
mungkin judul di atas kurang begitu tepat untuk saya gunakan dalam tulisan ini. Sebenarnya judul yang ingin saya tulis adalah ” Menikah atas dasar kemanusiaan“. sedikit sadis, mungkin. oleh karena itu, sapya pikir lebih baik saya gunakan judul “Loving For A Reason”. dan tulisan saya kali ini adalah cerita hidup sahabat saya, semoga bisa bermanfaat
baiklah, baca & simaklah baik-baik tulisan saya ini. *serius*
Tentang Cinta, Realita dan Pengorbanan.
sebagai appetizer, saya ingin membahas, atau lebih tepatnya bertanya sedikit.
taukah anda apa itu cinta?
sebelum saya membuat tulisan ini, saya googling, mencari makna, arti, whatever, tentang cinta. pertama, saya temukan di wikipedia, yeah, tempat ini memang paling gampang ditemukan dan digunakan. dan saya mendapatkan definisi ini:
Love is any of a number of emotions related to a sense of strong affection and attachment. The word love can refer to a variety of different feelings, states, and attitudes…. (blah blah blah…)
mungkin, kata “cinta” dilihat dari segi religi, atau sisi kesusastraan, filosofi dan sebagainya, memberikan arti/makna yang lebih detail, atau bahkan lebih luas dan dalam. sayang, ilmu kanuragan saya masih cetek, jadi saya belum bisa membahas lebih luas, dilihat dari sisi agama, sastra, filosofi, atau apapun itu.
nah, yang menjadi pertanyaan saya, jika cinta itu dihubungkan dengan pernikahan — ya, so pasti, kebanyakan dari pasangaan itu ya menikah atas dasar cinta.. atau minimal rasa sayang. atau ada motif yang lain?
bisakah anda menikah dengan seseorang atas dasar kemanusiaan?
(more…)