I AM KAMPRET

June 17, 2010

Gorgeous lady and her wonderful day…

Filed under: IBSN, Uncategorized, bengkel, cerita, curcol, curhat, daily life, diary, istri — The Kampret @ 5:46 am

Langit pagi hari cukuplah mendung. Sesekali, sinar matahari mencoba mengintip dari gerombolan awan yang tak bercelah. Rupanya ia melakukannya dengan sekuat tenaga. Sekonyong-konyong gerombolan awan bergulung murung dan cemberut. Mereka benar-benar ingin menguasai hari ini sepenuhnya. Tanpa memberikan sedikit permisi kepada sang raja cahaya.

(more…)

June 4, 2010

my brother….

Filed under: IBSN, Uncategorized, brother, cerita, daily life, diary, kakak, love, saudara, story, twilight, ulangtahun — The Kampret @ 3:53 am
Aku punya seorang kakak, laki-laki. dan dia satu-satunya saudara kandung yang aku punya. Do you know how i adored him?

(more…)

May 20, 2010

Bugel, Romel dan layangan Kampret

Filed under: IBSN, Uncategorized, cerita, cerpen, cinta, desa, facebook, fiksi, imajinasi, kampung, layang-layang, layangan, love — The Kampret @ 12:17 pm

kata siapa cinta itu hanya dimiliki oleh orang-orang yang normal?

Bugel dan Romel memiliki kisahnya yang seru!!

gambar saya comot dari sini

Seharian si Bugel merenung  di sebuah gubuk bambu yang berada di antara sawah-sawah. Tak seperti biasa, wajahnya yang ceria mendadak murung. Ntah apa yang mengganggu suasana hatinya. Pandangan yang nanar mengisyaratkan bahwa Bugel sedang memikirkan sesuatu yang berat!! oh, mungkin Bugel lagi mikir tentang masalah harga beras yang naik terus. Mungkin juga Bugel pusing memikirkan dunia perpolitikan di negaranya yang carut marut.
Berkali-kali Bugel menghela nafas yang panjang, lalu mengucek kedua mata dengan tangannya yang kotor.

“hiiihhh….!!!”. Keluhnya.

Ia mengusap-usap wajahnya, kemudian rambutnya dan menariknya kencang-kencang. “hiiihhh…..!!!!”.

“wadooooohh… sakeeett!!!”. teriaknya. Rupanya sangking gemesnya, Bugel menarik rambutnya terlalu kencang sehingga rambutnya tercabut beberapa helai. Meski dalam kondisi yang aneh seperti itu, Bugel ternyata masih juga merasakan rasa sakit. Menandakan bahwa ia masih dalam keadaan sadar :D

(more…)

May 5, 2010

kehidupanku, sekarang..

Filed under: IBSN, Uncategorized, cerita, daily life, diary, hubby, istri, perkawinan, pernikahan, suami — The Kampret @ 1:27 pm

*jangan tanya apa hubungan judul dengan gambar diatas dan isi postingan saya kali ini  :D *

(more…)

May 4, 2010

Aurora Di Langit Eshe

Filed under: IBSN, Scarlet, The secret of Charlotte Celestyn, Uncategorized, fiksi, imajinasi, novel — The Kampret @ 3:57 am

Judul: SCARLET (The Secret Of Charlotte Celestyn)

chapter #1 :Aurora Di Langit Eshe

Fiksi

Written by : KAMPRET


****************************************************************

“Mamaa… aku pergi dulu yaa!!”. teriakku sambil memakai sepatu dan jaket kesayangan.

“Ke bukit lagi? Cium mama dulu!!”. Jawab mama dari arah dapur.

“Ga sempat mama… nanti Auroranya nggak keliatan.. besok-besok ya ma.. aku ngutang dulu!”.

” hati-hati ya sayang… pulanglah sebelum jam makan malam! ingat, kamu banyak hutang ciuman sama mama!”.

“iya mama..! nanti aku lunasi!”.

Buru-buru aku menyambar tas ransel yang sudah disiapkan dan berlari menuju sebuah bukit kecil yang berada tak jauh dari rumah.

(more…)

April 27, 2010

Her Daughter

Filed under: IBSN, Uncategorized, based on true story, curcol, daily life, simphony, story — The Kampret @ 3:40 am

this is about a mother and her daughter…

tertawa bersamamu. menangis dalam pelukanmu. Mom, sejak dulu aku menyukainya. Aku juga terbiasa bergelayut manja dalam kerasnya hatimu.

aku merasakan apa yang mom rasakan.. kesedihan, kepedihan. meski mom mungkin tak pernah menyadari betapa hancurnya hatiku.

(more…)

April 19, 2010

Senyuman di Ujung Senja

Filed under: IBSN, Uncategorized, based on true story, daily life, simphony, story — The Kampret @ 4:40 am

Seorang lelaki paruh baya itu nampak gelisah. Keriput-keriput di kulit wajahnya itu pun tak sanggup menutupi kegundahan yang membuncah di hatinya. “aku harus berani…”, bisiknya dalam hati. ia pun meneruskan perjalanannya menuju sebuah rumah. Rumah yang sudah bertahun-tahun lamanya tak pernah sekalipun ia berani menginjakkan kakinya di sana.

“sudah waktunya, aku menyelesaikan semuanya..sebelum terlambat. atau bahkan tidak pernah sama sekali…sebelum habis nafas ini.”. lirihnya.

Lelaki paruh baya itu bergegas, mengambil kunci motor dan melangkah menuju garasi.

“bismillahirrohmanirrohiim..”. ia nyalakan sepeda motor tua kesayangannya itu, kemudia melaju menuju tempat yang telah lama ia tinggalkan.

Terkuak sedikit keraguan, tatkala ia memasuki pekarangan rumah itu. tapi, seperti membisikan mantera penyemangat jiwa di dalam hatinya, ia memberanikan diri untuk memasuki pekarangan rumah itu dengan sepeda motor tuanya.

Sesaat ia menatap lama rumah itu. Rumah yang megah. Rumah yang dulu penuh canda tawa dirinya dan … tawa penghuni rumah itu. “Ya Robb.. berikan hamba kemudahan untuk menyelesaikan perkara hambamu di dunia ini… “. Sepeda motor ia letakkan di bawah pohon mangga yang ada di halaman depan rumah itu. ia pun bergegas menuju pintu. “Pintu ini.. pintu yang sama ketika pertama kali aku datang bertandang, pintu yang sama ketika aku hengkang dan pintu yang sama pula aku datang kembali…”. ujarnya dalam hati.

Hatinya mulai bergemuruh. tak thau apa yang harus ia lakukan.

Keringat dingin mengucur dari pori-pori kulit di tubuhnya. telapak tangan, dahi. hati ini.

mas dimas…apa yang harus aku lakukan?”.

hatinya meragu. jantung berdegup kencang.  seperti mau copot.

sesak napas pun tak tertahan. sepertinya oksigen di seluruh dunia ini sudah habis terhisap.

seluruh badannya bergetar.

“aku harus melakukannya…”. ia berusaha meyakinkan dirinya sendiri.

(more…)

April 5, 2010

Something called “watak”

Filed under: IBSN, Uncategorized, cerita, daily life — The Kampret @ 2:07 am

Pada dasarnya —kita semua pun tau— bahwa manusia sejatinya terlahir fitrah. Suci, bersih seperti kertas putih. dan Tuhan, tidak sedikitpun mencoba memberi sifat-sifat/karakter yang buruk kepada mahluknya.

Tuhan memberikan sifat yang polos, agar nantinya, seiring berjalannya waktu, —seirama dengan kondisi lingkungan , bagaimana ia menjalani hidup, pola asuh, pergaulan, pengetahuan&pola pikir, dan kedekatan dengan Tuhan-nya, dan faktor-faktor lain—, karakter si manusia tersebut akan terbentuk.

apa ada bayi terlahir dengan sifat yang bengis, egois, angkuh? karakter yang buruk? nggak! bayi terlahir dengan segala kepolosannya, keluguannya, kelucuannya. apa lagi dia masih bayi, belum bisa apa2. yang ia bisa cuman mengamati dan meniru tindak-tanduk apapun yang ada di sekelilingnya.  jika kita dapati bayi yang bertabiat seperti itu, — kasar, bla bla bla–, pola didik (paling utama ya) dan kondisi lingkungan di sekitarnya perlu dipertanyakan.

ada juga yang bilang, karakter bayi terbentuk saat dalam kandungan. makanya ibu hamil itu sering banyak pantangannya. ga boleh ngebatinin orang lah, ngehina, neko-neko, ga boleh marah2, prihatin dan lain sebagainya. masuk akal nggak sih?? ya masuk akal juga sih kayaknya :D iya dong, ibu dan janin kan saling berhubungan melalui plasenta. apa yang ibu rasain, si anak juga ngerasain. deskripsi naratifnya silakan menelaah sendiri ya wkwkwkwkw.. *kampret banget nih penulisnya :D *

jadi inget, balita yang ada di kota mana itu ya, saya lupa, yang perokok dan suka berkata-kata kotor. gimana itu ya orangtuanya?


Nah, ada masukan nih… dalam sebuah buku yang saya baca, karya Florence Litteur, berjudul “Personality Plus“, ada empat pola watak dasar manusia *ini menurut penulisnya, yang pastinya sudah melakukan riset terlebih dahulu*:
(more…)

April 1, 2010

wajahmu..

Filed under: IBSN, Uncategorized, poetic, story — The Kampret @ 12:19 pm

menatap wajahmu kala sedang terlelap

nampak gurat-gurat kepolosan terlukis manis di wajahmu.

wajah yang lelah..

wajah yang letih..

wajah yang tersenyum..

wajah yang bahagia..

tak pernah mengeluh, meski selalu berpeluh

tak pernah murka, meski terluka

tak pernah bermuram durja, meski berduka

tak pernah mengabaikan, meski waktu menyita

wajahmu selalu tersenyum..

kamu membuat hatiku selalu merasa lebih baik..

menatap wajahmu ketika kamu terlelap..

kutemukan sejuta harapan..

berlimpah keinginan dan impian yang ingin kamu wujudkan..

untukmu, untukku, untuk kita.

di wajahmu pula aku temukan ketulusan dan keikhlasanmu menjalani kehidupan

dan kuselipkan kecupan di keningmu.. di pipimu.. di matamu.. di bibirmu..

dan berbisik di telingamu..

“sayang.. bangunlah esok pagi dengan senyuman terindahmu, dengan keceriaan dan semangatmu… doaku menyertaimu.. aku selalu menyayangimu.. ”

jakarta, dini hari,  1 april 2010

– the kampret–

March 30, 2010

Pregnancy a baby

Filed under: IBSN, Uncategorized, cerita, curcol, curhat, daily life, story — The Kampret @ 4:37 am

bun, kayaknya aku hamil deh…“. *gaya manja-manja ala istri lebay*

apa iya ndut? kan baru berapa hari.. hehehe…“, jawab suamiku.

kalo hamil gimana ya?“. tanyaku lagi, dengan mimik wajah panik,bingung,seneng ga jelas.

“ya alhamdulillah dong sayang... “, jawab suamiku sambil senyum-senyum.

tapi kayaknya nggak hamil deh… “. tuturku lagi. labil banget.

nah loh kok kepiye to?? ayo periksa ke dokter…“. suamiku jadi ikut labil…

ogah ah, cuman masuk angin kayaknya… “.

suamiku… “………………………….”.

(more…)

Older Posts »

Powered by WordPress